Hafalan Ala dan Rumah Kami


Semoga bisa diambil baiknya, ya...
Dulu, saya berdoa semoga kami bisa membeli rumah baru
Beberapa kali kami DP rumah, tapi gagal
DP kembali hanya sebagian, nggak hanya satu kali, beberapa kali
Kondisi saya dan suami yg jauh-jauhan, memang ridho orang tua kami berdua tak turun
Membiarkan sy tinggal di rumah sendiri
Kata di mulut mungkin iya, tapi kami tahu kalau hati mereka belum ridho
Ada aja kekhawatiran tiap kami DP rumah
Pernah juga saya ikut suami ke Purwakarta, eh malah keguguran
Mana periksanya harus di Jogja
Kayaknya emang saya sama orang tua dulu, deh
Sampai pada keputusan, yasudahlah, kalau suami pulang ki rumah mertua, kalau suami ke luar kota saya ke orang tua saya
Memang tugas saya sebagai kakak masih diperlukan lah yaa....
Akhirnya kedua orang tua kami juga ayem
Hikmahnya, kamu bisa lebih sering ketemu orang tua
Sampai pada akhirnya Ala anak saya yg pertama pengen banget sekolah
Pengennya itu pengen banget
Padahal bulan Desember mintanya
Deket rumah sebnernya banyak sekolah semacam PAUD, tapi kok ya dilalah penuh semua
Kalau nggak, harus nunggu Juli
Ala pokoknya pengen banget sekolah
Akhirnya, ada broadcast dari entahlah, ke rumah tahfidz
Saya menghubungi suami saya dan oke oke aja asal sayanya kuat
Suami saya pulang cuma sebentar
Saya sempat sholat buat memantapkan hati
Ala dan suami langsung suka tanpa trial
Hari pertama Ala sekolah, dia menangis sejadinya
Harus langsung ditinggal
Selama seminggu, saya motoran sambil gendong Asa anak kedua saya
Mampir masjid Agung nangis
Pulang kalau mau jemput
Ya Allah, kemarin Engkau yang tunjukkan, kalau memang baik tolong mantapkan, kalau buruk tolong jauhkan
Doa saya setiap hari itu
Anak kan titipan ya
Kalau ada masalah, ya laporkan aja sama yang punya
Minta petunjuk, tanya, ini baiknya gimana?
Selama setahun saya tanya tanya ke orang tua murid berbagai metode yang cocok untuk anaknya
Sy coba ke anak sy
tapi Ala masih belum cocok
Dia sekolah ya untuk sennag senang
Murojaah sesukanya
Gak sesuai target
Pada suatu hari, saya harus mengontrak rumah selama beberapa minggu
Ternyata, Ala mau diajak murojaah
Akhirnya, saya berdoa agar punya tempat murojaah sendiri untuk Ala
Kamar kecil aja
Alhamdulillah, Allah mudahkan buat kami membuat rumah di samping rumah bapak
Semuanya alhamdulillah ridho
Orang tua, mertua, ridho
Ternyata walaupun sudah nikah ridho orang tua itu dahsyat
Lancar pembangunannya
----
Awalnya, saya cukup lelah ketika Ala mendengarkan Al Qur'an saja menangis
Apa dosa saya ya Allah, sampai anak saya alergi suara Al Qur'an?
Padahal kan dia mendengarkan sejak kecil?
Awalnya, saya cukup lelah mengganti beberapa metode
Sampai akhirnya cobaan suami saya sakit dan sembuh dengan Al Qur'an
Tanpa saya sadari, Ala juga tak pernah kambuh asmanya sejak menyelami Al Qur'an
Tanpa saya sadari, Allah kasih rumah ke kami, karena kami ingin kamar kecil khusus untuk dia murojaah
Tanpa saya sadari, Allah beri saya tempat sanggar lukis saya, rumah tahfidz saya, dan toko lukis saya
- - -
Waktu itu, saya buka Rumah Tahfidz agar Ala punya teman murojaah
Kalau Ala mudah sekali menghafal, mana mungkin saya kepikiran buka rumah tahfidz di rumah
Saya juga sempat sedih tangan sy sakit
Antar Ala ke sekolah susah
Akhirnya saya batalkan semua jadwal ngajar di luar
Tapi, Kalau saya tak sakit tangan, mana mungkin saya buka sanggar di rumah
--
Allah telah membiasakan saya di rumah dan cinta rumah sesuai cita cita suami saya
Padahal, dulu saya bolang banget
Sekarang, mau keluar rumah males bangeeet
Dahsyat sekali doa suami saya
Jangan main main juga dg ridho suami ya...
Arief Rochimul Hidayat
....
....
Masya Allaah
Betapa ketika kita kejar akhirat, Allah akan beri dunia tanpa kita minta
Allah janji, ketika kita bantu Agama Allah, Allah akan bantu kita
Ala sekarang bahagia banget murojaah
Metode dia sama persis dg ayahnya
Kok ya gak kepikiran
Ya karena Allah memang sengaja gak tunjukkan
Mau mau lihat usaha sy ke Al Qur'an
Allah pengen sy belajar banyak metode
Biar bisa menangani santri di rumah tahfidz saya
Ibuk pernah bilang biar sy nerusin madrasah yg ibuk bikin
Tapi sy gak berani jd menolak
Ibuk sedih dan doa
Ya inilah jawabannya
Allah paksa saya belajar banyak metode
Biar madrasah ibuk hidup lagi walaupun wajah berbedaa
Masya Allah kekuatan doa, yaa....
....
....
Ala sekarang nggak mau pindah sekolah karena sekolahnya enak isinya cuma hafalan Qur'an
Berbanding terbalik dari setahun lalu
......
Allah Maha Bolak balikkan hati
Hatiku, hatimu, hati anak kita, hati semua orang
Kalau kita belum bisa berubah hari ini, mungkin besok, lusa, tahun depan
Allah lebih tahu
Kita cuma butuh doa dan usaha aja
Sekuatnya, sebisanya
Allah yg nilai, yg atur
Biar tangan Allah yang bekerja
Semoga bisa diambil hikmah dari perjalanan saya ini, teman 

0 komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Halaman

Live Traffic Blog

Institut Ibu Professional

Institut Ibu Professional
Klik gambar untuk mengetahui kegiatan yang berhubungan dengan IIP

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger