Pengalaman Saya Buka Rumah Tahfidz #2 Untuk Saya dan Anak Saya

Rumah Tahfidz ini saya bikin memang untuk saya sendiri dan anak saya. kalau saya harus ke lembaga saya agak repot. suami saya kerjanya ke luar kota. Saya harus mikir konidisi ekonomi dan juga kesehatan anak saya kalau saya bawa naik motor. Ya, menghafal Qur'an itu butuh teman. SAya ingin menghafalkan bareng anak-anak. Dulu, saya sempet stres karena susah sekali menbghafal Qur'an. ini momen yang baik untuk menghafalnya dan memulainya lagi.

Anak saya sekolah di Rumah Tahfidz. Tipeny sama kayak saya. harus barengan. dengan rumah tahfidz ini saya berharap dia ada temannya menghafal. kemarin dia memilih menghafal bareng temannya daripada main yg lain. Waah bahagianya....

Saya di rumah nggak sekolah agama berdua. Dengan adek saya, anak nomor 3. Ya kami sellau sekolah di sekolah terbaik di DIY. Wkwkwkwk. Sampe kuliah. Tapi agama kami paling tipis. Adek saya untuk mengejar jadi pengurus takmir di Masjid Suciati. Ikut ikut kajian. Lah saya/ Mososk yo di rumah terus nggak ngapa ngapain/ Iya sih saya punya sanggar lukis. Tapi saya emang mau mati bawa kuas/ Ya nggak lah. 

Mati itu sekali, hidup itu sehari.

Makanya kita harus menyiapkan yang sehari itu dengan sebaik baiknya. saya bahagia banget melukis bareng naka anak. Tapi tetap aja ada yang kurang. saya ingin waktu saya juga dekat dengan Allah. Mendekatkan anak anak dengan Allah. Alhamdulillah Allah mudahkan dengan adanya tempat orang tua saya. Lalu buat apa kalau nggak dimanfaatkan, ya, to?

Hidup ini harus bermanfaat tiap hari. Kita nggak ada yg tahu deadlinenya kapan. Saya mau kayak SMA. Memanfaatkan waktu dengan sebaik baiknya. saya harus bermanfaat untuk saya sendiri, dan orang orang di sekitar saya.
 Pertama yang saya udanga jelas adek saya. Lalu saudara saudara saya. ALlu baru tetangga. saya ingin mensholehkan kampung saya. Lalu daerah saya. Negara saya. Seluruh Dunia. Aamiin. Ya nggak papa kali ya impiannya tinggi. Wong impian baik. Saya juga nggak mau menunda. Harus mulai sekarang dan semangat dari sekarang. alhamdulillah sambutannya sangat baik. Yang daftar banyak. Mereka juga bahagia, senang, saya juga bahagia. Senang. Semoga mereka juga betah sampai nanti mereka gedhe buat setoran murojaah di Rumah Tahfidz saya.



0 komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Halaman

Live Traffic Blog

Institut Ibu Professional

Institut Ibu Professional
Klik gambar untuk mengetahui kegiatan yang berhubungan dengan IIP

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger