Komunikasi Produktif #2 Lemah Lembut





Assalamu'alaikum


Sudh dilihat videonya? Anak saya lebih nurut sama tantenya ya daripada sama saya. Hahaha. Iya, karena saya memerintahkannya tidak selembut adek saya. 

Sebenarnya di materinya "Kendalikan intonasi suara dan gunakan suara
ramah" Tapi biar gampang dengan lemah lembut saja, ya.... 



Ternyata, 38% dipengaruhi intonasi suara dan 55%
dipengaruhi bahasa tubuh.



Wuzssss.... Ilmu baru, nih. Jadi, sebagai ibu-ibu cerewet, kadang kita malah capek sendiri kalau sudah teriak-teriak tapi cuma masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Tapi kalau capek, kadng kita nggak nyadar, ya, nggak, sih?


Anak saya belum ada dua tahun, sih. Jadi saya belum pernah teriak-teriak. Tapi, kalau sama adek saya pernah. Wkwkwkw. Seharusnya saya lebih lembut, ya.... Bisa diawali denganistighfar dulu, lalu bismillah, dan sedikit tarikan senyum. 


Hal yang sederhana saja, anak saya nggak mau nururt. Padahal cuma minta tolong ambilkan crayon. Eh dengan kelembutan dn kasih sayang dari tantenya, anak saya nurut ngambil crayon sesuai warnanya. Sebenarnya dia kesel sih karena saya pegang hp juga. Hahaha. Maafkan saya ya anakku. Ini demi tugas dan semoga ibu jadi ibu yang lebih baik.


Oke, cara komunikasi produktif yang ke-dua sudah dibahas, ya.... Mau tahu yang no tiga? Kita lihat besok! :D

Kalau ada yang belum baca yang no 1 bisa dibaca di Komunikasi Produktif #1





0 komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Halaman

Live Traffic Blog

Institut Ibu Professional

Institut Ibu Professional
Klik gambar untuk mengetahui kegiatan yang berhubungan dengan IIP

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+