(Tips LDR) Anti Panik Ketika Anak Sakit

Selamat Sore

Saya baru mood nulis lagi, nih. Hahaha. Saya mau berbagi pengalaman agar tidak panik ketika anak sakit padahal suami sedang jauh di mata. Kalau ada suami mah enak, ya... Lha kalau nggak ada suami bagaimana, dong? Apalagi kalau di rumah sendiri.


Sumber Gambar : https://www.vemale.com/topik/kesehatan-anak/72167-anak-sakit-panas-dan-kejang-apa-yang-harus-dilakukan.html


1. Istighfar dulu, segarkan pikiran.

Kalau orang panik akan kalut, ya. Bisa-bisa langkah yang dilakukan bisa salah dan membahayakan. Pertama, istighfar dulu. Tenangkan pikiran. Minta pertolongan Allah semoga jalan yang dilakukan baik. Jika ibu tenag, anak juga akan tenang.

2. Lihat gejala anak.

Perhatika gejala anak. Sejauh ini, anak saya sakit 'parah' 'hanya' demam tinggi dan diare. Tapi, kalau salah menangani ternyata bisa fatal. saya biasanya tulis gejalanya kalau lumayan kalut. Ukur suhu tubuh, Jika diare, hitung frekuensi diare.

3. Beri pertolongan pertama

Setelah melihat gejala segera beri pertolongan pertama. Jika suhu tinggi, diberi paracetamol atau disusui. Jika bingung, bisa sharing di grup WA atau orang yang dipercaya. Tapi jangan yang bikin panik, ya.... Yang tenang saja.

4. Jika semakin parah

Jaman sekarang jaman sudah canggih. Kita bisa pesan ojek kapan pun dimana pun. Tapi, saya pernah hp ternyata tiba-tiba hilang saking paniknya. Alhamdulillah klinik hanya 1.5 km. Jadi, saya jalan kaki menuju klinik terdekat. Jangan lupa bawa perlengkapan bayi. Karena saya pernah, di jalan anak muntah-muntah tapa bawa baju. Harus beli deh di jalan. Kalau bisa seperti baju, obat-obatan sederhana, riwayat penyakit,

5. Jelaskan ke doter tanpa panik

Jelaskan ke dokter tanpa panik dan apa adanya. Biasanya dokter juga akan menjelaskan dengan baik pula.

6. Jika anak sudah tenang baru kabari kerabat terdekat

Saya biasanya mengabari kalau urusan sudah selesai. Karena buat orang LDR seperti saya, bakal jadi tersangka utama kalau anak kenapa-napa. Hahahaha. Jadi, daripada pada disalah-salahin selesaikan dulu saja sampai tenang baru kabar-kabar.

7. Tetap tenang dan lakukan anjuran dokter sambil terus berdoa.

Alhamdulillah kalau anak segera pulang. Anak saya alhamdulillah opname baru sekali ketika kuning. setelah itu langsung pulang. Lakukan sesuai anjuran dengan sabar dan terus berdoa. Kalau kita bahagia, anak juga segera sembuh. Ibu harus makan bergizi juga. Jangan sampai tertular dari anak.

8. Siapkan terapi agar anak sembuh total
Jika sudah sembuh, bisa diterapi agar tidak sakit lagi. Kenali tanda-tandanya. Kalau SA'dayka kena AC. Hahaha. Jadi kalau kena AC jangan lama-lama. Kalau lama pasti asamanya kambuh, deh. Terapinya renang.

9. Hentikan Menyalahkan Suami

Nah ini. Jangan sampai kita menyalahkan suami yang jauh, ya. suami juga pusing kalau anak kita sakit, lho. Tapi mau bagaimana kadang jga bingung. Beliau sudah merasa bersalah. Jadi daripada menyalahkan suami yang jauh, lebih baik minta suami ngaji biar anak segera disembuhkan.

Begitulah tips dari saya kalau anak saya sakita padahal posisi suami sedang jauh. Semoga bermanfaat, ya....

0 komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Laman

Live Traffic Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+