(Curhat) Menunda Mimpi?

Assalamu'alaikuuum

Saya mau curhat terbuka. Hasyah.... Apaan, sih? Ini tentang mimi-mimpi saya yang saya rajut sejak kecil dan saya tunda untuk sementara waktu. saya nggak lupa, kok. Cuma saya tunda aja. Hehehe.

Saya ingin mengenang mimpi-mimpi saya yang saya tunda dan insya Allah akan tercapai nanti. Jika Allah berkehendak apa sih yang nggak mungkin? Ibuk saya aja ajaib bisa diangkat PNS padahal usianya 50 tahun lebih trus pas banget adek terakhirku sudah bisa ditinggal. Insya Allah rencana allah terbaik.

Mau tahu mimpi saya yang nggak saya ungkapkan akhir-akhir ini (setelah menikah lebih tepatnya) tapi masih membayangi saya...

CITA-CITA

Sejak kecil kalau diatanya saya pasti menjawab ingin menjadi peneliti. Makanya rajin anget ikut KIR sejak SMP sampai kuliah. KIR itu Karya Ilmiah Remaja. Nggak tau kenapa saya lebih suka menulis ilmiah daripada cerpen. Makanya kalau suruh drama agak bingung juga, nih....

Selain suka meneliti, saya juga suka mengajar. Makanya saya pengen punya sekolah yang isisnya tiap hari percobaan mulu. Tapi modalnya gedhe, ya.... Hahaha. Gak papa lah....

Sekolah S2 saya pengen ambil wisata di Italia. Saya pengen banget tuh punya kawasan wisata yang bebas rokok. Wkwkwkkw. Sorry to say... Saya lebih sebel sama perokok ya daripada pembunuh. Pembunuh itu bunuh langsung mati ya... Perokok itu menyiksanya lama... Jahat sekale.... Nah, apa hubungannya dengan wisat? Wisata itu menyenangkan kan, ya... Nah, saya pengen tu semua hal yang mendidik disampaikan dengan cara, sarana, dan prasarana yang menyenangkan....

S3 juga fokus ke wisata. Nanti jadi profesor wisata edukasi. :)

Kenapa Mimpi Saya Tunda?

Awalanya saya mau berkarir dan sempat bekerja merancang tempat wisata. Tapi, momongan tak kunjung datang. Dengan kondisi LDR, saya yang arus mengalah dengan keadaan. Bukan hala yang mudah pada awalnya. Tapi ketika hamil, haduh bahagianyaaaaa..... sepertinya saya memang harus merawat anak ini dulu.

saya sangat menikmati menjadi ibu. Bahagia banget rasanya. Saya nggak pernah babyblues apalagi marah marah sama anak. Sama sekali nggak pernah. Yang ada bahagia terus. Pada akhirnya usia satu tahun ternyat dia kena asma turunan dari keluarga ayahnya. Nggak kaget sih soalnya sudah siap. Kemarin sempet mau kuliah tapi SA'dayka belum siap dititipkan ke sekolah (sempet trial trus nangis waktu ditinggal) dan sepertinya SA'dayka membutuhkan saya untuk terapi asmanya. Sa'dayka renang seminggu dua kali. Dia mulai membaik kondisinya. Katanya, bisa sembuh total kalau rutin sebelum usia lima tahun. Aamiin YA Allah. Lima taun waktu yang sebentar kok.

Fix deh, mimpi saya tunda dulu. Saya nggak mau dong meraih mimpi saya tapi mengahncurkan masa depan anak saya. Kabar baiknya lagi, suami saya diberikan kepercayaan untuk mengelola lembaga outbound. Itu mimpi beliau banget! Dan saya bahagia banget karena kerja kerasnya selama ini mulai membuahkan hasil. Saya berharap suami saya fokus dengan mimpinya dan anak saya bisa sehat. 

Lalu kapan saya mulai mengejar mimpi saya?

Sampai saat ini saya tetap mengejar mimpi saya, kok. Saya bergabung di dua komunitas menulis. satu di buku, satu nulis di blog. Bagi saya, kecintaan menulis saya tetap disalurkan. wlaaupun bukan 'penelitia' resmi, tapi tetap riset penting untuk kulitas penulisan.

Kalau S2 saya yakin Allah punya rencana kapan waktu terbaik saya akan ambil. Allah ingin memperbanyak jam terbang saya dan kayaknya saya harus belajar bahasa Inggris dan agama dulu nih biar pantas kuliah S2 saya. Hahaha. 

Kalau punya sekolah, saya belum pernah dari SD nggak ngajar. Saya selalu mengajar sampai sekarang. Waktu SMA saya bagian yang mengajar juga. Kuliah saya punya Komunitas Menjangan. Ketika menikah saya punya Sanggar Hammam. Ini proses saya punya sekolah dan terus belajar bagaiman cara mencintai anak agar sekolah saya bagus nantinya. :D


Lalu apa yang saya lakukan sekarang?

Untuk jadwal harian saya nggak akan sibuk. Waktu untuk anak dan suami saya. Jadi kalau suami pulang saya benar-benar fokus dan nggak ada acara apapaun. Ketika jadwal renang anak saya juga begitu. Aktiivitas komunitas juga saya singkirkan dulu. Saya juga menghindari debat-debat kusir di grup WA yang nggak ada ujungnya. Hahaha. Buat saya itu bikin sugesti jelek. Langsung clear chat aja lah yau.... 

Saya mulai menulis lagi, menghafal Qur'an, dan fokus dengan tumbuh kembang Sa'dayka agar dia tumbuh dan berkembang dengan baik. Senantiasa mendoakan suami agar sukses, sehat. Mejaga adek-adek saya dan menjaga perilaku dan lingkungan saya agar tidak terjerat ke hal-hal yang negatif...

Mulai besok Senin Insya Allah saya mau mengajar TPA. Yeay! Ada yang mau ikut?

0 komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Laman

Live Traffic Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+