Mempersiapkan Puasa Ramadhan untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Asslamu'alaikum


Kangen nggak, sih sama Bulan Ramadhan? Saya kangen banget! Tahun kemarin saya nggak bisa puasa karena menyusui. Anak saya belum ada enam bulan jadi kalau sudah jam 12 siang saya mau pingsan kalau nggak ada asupan. Saya juga nggak bisa nabung asi karena waktu itu asi saya masih terbatas. Tapi sebenarnya kalau disiapkan jauh-jauh hari bisa, lho. Beda ketika hamil. Saya malah kuat puasa Ramadhan. Mual saya jadi hilang karena ikut puasa. Alhamdulillah bayi juga sehat dan baik-baik saja.

Setiap orang memang beda-beda, ya. Ada yang kuat ketika hamil tapi tidak kuat ketika menyusui, atau sebaliknya. Ada yang kuat puasa ketika hamil dan menyusui, tetapi ada juga sebaliknya. Kalau keinginan pasti ingin ikut puasa, ya. Konon katanya, bayi yang diajak puasa sejak dalam kandungan, akan lebih mudah diajari berpuasa. Hhhmmm. Percaya atau tidak kita tunggu saja lah ya besok Sa'dayka terbukti mudah nggak diajari berpuasa.

Mumpung masih lama, kita bisa mempersiapakan puasa Ramadhan. Pengalaman saya kemarin bisa dijadikan pelaaran karena saya memang kurang mempersiapkan Ramadhan. Tahun ini saya masih menyusui karena Sa'dayka belum ada dua tahun. Mungkin ada yang seperti saya sedang menyusui? Atau ada yang sedang hamil? Yuk, kita persiapkan puasa Ramadhan besok, agar hasilnya lebih maksimal. 

1. Niat

Segala sesuatu terjadi lebih sempurna karena ada niat, ya. Saya ingin sekali puasa ramadhan besok ikut berpuasa. Semoga kuat! Aamiin. Niat bisa dilakukan dengan doa dan juga konsultasi dengan dokter kandungan atau dokter anak.
- Apakah besok Ramadhan kita bisa berpuasa?
- Apakah asi kita aman jika kita berpuasa?
- Apakah kita akan nyetok asi selama menjalankan puasa? Jadi mompanya malam untuk persediaan ketika siang. Atau kita bisa persiapkan asi dari sebulan sebelum puasa Ramadhan. Ini masalah saya kemarin. Dua bulan sebelumnya saya akan menyetok asi untuk Sa'dayka kalau siang.
- Atau mungkin ada yang mau menambahkan bisa ditulis di kolom komentar, ya.

2. Stamina


Nah, untuk menjaga stamina memang ada trial dan eror, ya. Apalagi yang hamil. Kalau yang menyusui, enam bulan pertama memang agak berat. Tapi teman saya ada yang bisa, lho. Jadi tak ada yang tak mungkin, ya.

Untuk stamina, saya dulu ketika hamil biasa saja, ya. Sahur minumnya lebih banyak. Jangan lupa vitamin hamil diminum. Sikat giginya nanti agak siang sekitar pukul delapan agar tidak muntah. Atau jangan dekat-dekat dulu, deh dengan yang memicu muntah. Kalau sudah muntah, diharapkan membatalkan puasa karena nutrisi habis.Kasihan bayinya nanti. Jangan lupa konsultasi dengan dokter karena kondisi setiap ibu hamil dna menyusui berbeda-beda.

Ada juga yang menyarankan dengan membuat jus kurma. Badan jadi tidak lemas dan insya Allah juga membantu melahirkan dengan lancar. Sekarang, banyak sekali suplemen penambah asi. Kita bisa mencobanya satu-satu. Masih banyak waktu, kok. Kalau yang hamil juga bisa mencoba makanan apa yang disukai dan yang bikin stamina kuat. Setiap ibu hamil atau menyusui punya formula masing-masing, ya. Bisa tanya teman terdekat atau coba-coba sendiri. Tapi jangan yang berbahaya, ya.

3. List Pengajian


List pengajian, ya buka list acara buka puasa beserta menu-menunya. Hahaha.Sebelum Ramadhan kita bisa mulai mengkuti kajian-kajian yang ada di Jogja. Banyak sekali, ya, kajian di Jogja itu. Kalau yang deket UGM ada KRPH di Masjid Mardhiyah. Di Masjid Nurus Ahsri juga ada. Setiap malam selasa di Muallimin ada. Yang Jogja selatan ada juga di Jogokariyan. Kita bisa datang ke masjid-masjid dekat kampus. Biasanya mereka menempelkan jadwalnya di sana. Atau bisa juga lewat website. Ada juga jadwalnya di sana.

Jika kemampuan mengaji masih kurang baik, kita bisa belajar cara membaca Al-Qur'an Ini juga banyak sekali. Tinggal kita pilih yang mana. Harapannya kita bisa lebih jago membaca Al-Qura'annya secara tartil.

4. Persiapakan amalan dan introspeksi


Membekali ilmu juga penting untuk mengamalkannya. Membiasakan utnuk sholat malam agar tidak kaget ketika sahur nanti Apalagi yang hamil peratama kali. Nanti kan ada suami. Bukan berarti hamil lalu berleha-leha. Kita kan juga ingin tetap bisa menyiapkan untuk suami, kan? Nah bisa latihan dari sekarang. Sholat-sholat sunnah. dan amalan lainnya.

Ketika acara launching gamis lactivers kemarin, saya tersentuh dengan Kata Mbak Tria salah satu founder Lactivers kalau langkahnya membuat usaha gamis menyusui dan hamil syar'i dalam rangka Mbak Tria berhijarah. Pemilik Simply Homy ini bahakan berani merombak besar-besaran sistem di Simply Homy menjadi tanpa riba agar usahanya kian berkah. Hal yang dilakukan Mbak Tria ini tentu saja hal yang besar sekali. Kita bisa mencontoh keberaniannya untuk berhijrah. Bahwa, allah sellau melindungi dan menjaga hambaNya yang berhijrah menuju kebaikan.

Memang tidak semulus perkataan saya ini, ya. Tentu saja Allah akan memberi ujian demi ujian untuk membuktikan apakah kita benar-benar sungguh-sungguh atau tidak. Tips dari Mbak Tria adalah mencari lingkungan yang baik agar kita bisa diingatkan jika kita sudah melenceng. Jika kita tidak sengaja berada di lingkungan yang kurang baik, kita bisa punya banyak tangan dan pundak untuk bersandar. Jadi tetap berpegang teguh pada kebaikan meski banyak cobaan. (Fyuuh). Gampang banget ya ngetiknya. Semoga kita dimudahkan untuk berhijrah. Aamiin.

5. Bagaimana Hukumnya Jika Tak Kuat Puasa

Al Baqarah 184
(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Beberapa ulama berbeda pendapat mengenai hal ini. Ada yang berpendapat harus menganti puasa di hari lain. Ada pula yang bisa diganti dengan fidyah. Kalau saya, lebih amannya memabayar fidyah dulu, dan nanti jika kuat (niatakan harus kuat, ya) diganti hari lain.

6. Pakaian

Pakaian ketika berpuasa memang hasrus senyaman-nyamannya. Untuk harian bisa memakai bahan kaos yang menyerap keringat. Untuk keluar rumah bisa memakai yang semi formal. Kalau masih punya bayi seperti saya, bisa memakai pakaian yang busui frendly, salah satunya merk Lactivers.


Gambar atas oleh senyumbahagia.com. Gambar bawah dari instagram Lactivers


Gambar bahan oleh senyumbahagia.com. Gambar akses dan model dari instagram Lactivers

Lactivers re-launching bulan Januari 2017. Awalnya tidak menyediakan gamis, sekarang sudah tersedia. Kalau yang suka jualan bisa juga nih, gabung jadi agennya. Ketika bulan Ramadhan tiba, tentu saja banyak aktivitas di luar menggunakan baju syar'i. Baju dari lactivers ini, selain nyaman untuk menyusui juga syar'i dan modis. Kalau biasa rit di depan lactivers desainnya beda, ya. Aksesnya dari samping atau dari atas. Bisa dilihat di gambar, ya. 


Oh, iya untuk memilih baju hamil dan menyusui kalau bisa yang lifetime. Jadi, ketika selesai hamil, bisa dipakai untuk menyusui. Setelah menyusui tetap bisa dipakai. Jadi tidak mubadzir. 



7. Sodaqoh lebih banyak

Karena pahala pada bulan Ramadhan berlipat-lipat, kita bisa bersodaqoh dengan sebanyak-banyaknya. sodaqoh memang tidak selalu dengan harta, tetapi jaman sekarang dengan harta lebih mudah merealisasikan apa keinginan kita, ya. Ada abeberapa wanita yang ketika masa menyusui atau hamil tidak bekerja lagi. Terkadang ada rasa jenuh yang yang melanda. Terkadang bisa menyebabkan baby blues. Nah, bisa dengan kegiatan ringan seperti jualan online. Nah, salah satu produk yang cocok untuk ibu menyusui atau ibu hamil yaitu bau menyusui dan hamil syar'i. Salah satu yang mengeluarkan produk jenis ini adalah Lactivers. Berikut caranya :



Info lebih lanjut hubungi 0813-2633-1855


Nah, persiapan bulan Ramadhan  untuk ibu menyusui atau ibu hamil ketika Ramadhan besok. Semoga lancar dan bisa berpuasa semua, ya. Anak dan ibunya juga sehat. Aamiin.

3 komentar:

  1. Wah tips puasa saat menyusui asyik makasih mak. Perlu banget nih

    BalasHapus
  2. Tahun ini insya Allah pas hamil tua, semoga tetap bisa berpuasa. Aamiin.. Makasih tipsnya yaaa, bajunya bagusss

    BalasHapus
  3. Tahun ini insya Allah pas hamil tua, semoga tetap bisa berpuasa. Aamiin.. Makasih tipsnya yaaa, bajunya bagusss

    BalasHapus

 

Total Tayangan Laman

Live Traffic Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+