Kerjasama Arisan Mapan dan GO-JEK Satuan Tujuan Sejahterakan Masyarakat

Sabtu, 17 Desember 2016 diadakan Press Conferrence GO-JEK dan Arisan Mapan dengan tema Beri Akses Peningkatan Kesejahteraan Warga Indonesia.



 Acara yang dilaksanakan di Sindu Edu Park Mlati Sleman diawali dengan sambutan oleh Wakil Bupati Sleman, Ibu Muslimatun. Beliau menjabarkan bahwa Kabupaten Sleman mempunyai potensi yang sangat luar biasa untuk GO-JEK dan Arisan Mapan. Apalagi, mobilitas dari luar Sleman menuju Sleman setiap harinya mencapai 200-300rb per hari. Hal ini tentu saja tidak bisa dianggap remeh. Belum lagi beberapa PTS dan PTN seperti UGM, UNY, Sanata Dharma, UII, Amikom, dll berada di Sleman. Mobilitas mahasiswa dan juga pegawai, memerlukan transportasi cepat dan aman seperti  ojek. Belum lagi wisatanya yang belum terakses kendaraan umum. Kendaraan ojek, masih sangat diperlukan. Selain itu, penduduk Sleman juga banyak yang bekerja di sektor informal. Go-Jek dan Arisan Mapan dapat menjadikan salah satu alternatif pekerjaan warga Sleman untuk bekerja di sektor informal dengan gaji yang mapan.

Kedua, pemaparan oleh CEO PT. Ruma, Aldi Haryopratomo. Ketika saya pertama kali melihat, wajahnya masih sangat muda. Tapi saya googling kok nggak nemu ya, usianya? Hehe. (nggak penting) Saya beruntung kemarin didatangai langsung oleh Pak Aldi menjelaskan tentang Arisan Mapan yang beliau dirikan. Beliau ternyata ingin sekali seperti Moh. Hatta yang ingin mensejahterakan masyarakat dengan koperasinya. Selain itu, menururt sebuah artikel, Pak Aldi juga ingin menciptakan sebuah sistem yang dapat mensejahterakaan masyarakat seperti Pak Muhammad Yunus peraih Nobel dari Bank Sampah. Awalnya, Pak Aldi membantu ibu-ibu di sebuah kota, membelikan barang tetapi dengan sistem arisan. Arisan mapan konsepnya sama persis dengan arisan ibu-ibu yang dilakukan oleh ibu-ibu di RT. Bayarnya bisa cash, lima kali, atau sepuluh kali. Mendapatkannya pun giliran. Kalau yang cash tentu saja tidak perlu menunggu. Kata Pak Aldi, lulusan Harvard ini, di arisan mapan, jika mau menjadi ketua mendapatkan komisi 10%. Jadi, yang sibuk nyatat dan mengumpulkan dapat 'uang lelah'. Kita juga bisa request barang di aplikasi apabila barang yang kita inginkan di katalog tidak ada. Jika peminatnya banyak, maka akan diusahakan barang siap secepatnya.Semoga, keinginan mulia mensejahterakan masyarakat tercapai ya, Pak.

Pak Aldi menjelaskan, mengapa menggandeng Go-Jek untuk bekerjasama? Awalnya karena anggota arisan mapan ternyata suaminya driver gojek. Pak Aldi berharap driver-driver gojek yang istri-istrinya masih belum mendapatkan pekerjaan dapat bergabung menjadi ketua arisan mapan, agar kesejahteraan lebih baik. 

Ketiga, penjabaran dari Presiden GO-JEK, Andre Soelistyo. Kerjasama dengan PT. Ruma, Arisan Mapan merupakan salah satu program swadaya gojek yang pada bulan November 2016 telah diluncukan. Program swadaya tersebut adalah,  akses pada layanan jasa keuangan, cicilan otomatis yang terjangkau, diskon untuk kebutuhan sehari hari, akses terhadap kesempatan wirausaha, dan pelatihan berkendara. Semoga dengan kerjasama ini, keluarga gojek lebih sejahtera.



0 komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Laman

Live Traffic Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+