Surat untuk Saday (1) Agar Internet BAIK untuk Bayi

Assalamu’alaikum Sa’dayka


Ini surat pertama Ibu untuk kamu di masa depan. Semoga blog ini masih ada, ya. Jadi kamu bisa membacanya.


Saat ini banyak orang tua banyak yang takut dengan internet. Lho, kenapa takut? Besok mungkin ketika kamu dewasa, ada yang lebih canggih dari internet. Tapi jaman sekarang, internet sedang merajarela, Nak, ada di banyak perangkat elektronik yang menggunakan internet. Hp, tablet, kamera, tv, dan lain-lain. Menurut ibu, sejauh ini internet tidak merugikan ibu. Internet hanyalah alat. Kita bisa kok mengendalikannya. Jadi, ibu tidak merasa takut, tapi lebih ke was-was. Kalau kamu besar nanti, ada yang lebih canggih dari internet, kamu juga mengendalikan ya, Nak.


Tadi, ibu nitip kamu ke tante Haqqya, adek Ibu yang keenam, usia 7 tahun. Kamu ternyata tertarik juga ya dengan tablet Kakek yang dipinjam tante. Serius amat, Nak? Bagus, ya nonton video di youtube?


Alhamdulillah kamu setelah beberapa detik kamu mlengos. Karena, ada beberapa bahaya jika kamu berlama-lama di depan tablet kakek.
  1. Paparan sinar biru dapat mengikis LUTEIN (lapisan tipis yang melindungi) retina mata.
  2. Posisi duduk membungkuk, dapat menyebabkan tulang belakang. Kamu yang masih bayi, bahkan bisa sampai besar membungkuk.
  3. Radang jari tangan/sindrom vibrasi tangan.


Makanya, ibu hampir tak pernah mengajakmu melihat hp, kecuali lihat foto ayah kalau baru jauh. Maklum kita LDR nak. Idih, mak-nye baper. Skip. Hehe.


Ibu tetap menggunakan hp dan laptop tiap hari dengan internet. Alhamdulillah ibu mendapatkan ilmu dari arisan ilmu komunitas blogger jogja plus penjelasan ayah yang pernah ikut workshop dari telkomsel. Jadi, ibu bisa memaksimalkan internet baik untukmu.





  1. Mencari permainan yang pas sesuai umurmu.

Banyak sekali sekarang permainan yang diberikan di aplikasi. Ibu jadi enak bisa meninggalkan kamu, kamu lihat hp ibu. Ups! Tapi mata kamu bagaimana nanti, ya? Ibu punya ide. Karena kamu suka bermain, ibu mencari ide permainan yang pas sesuai kamu tanpa harus melihat hp.



  1. Mencari lagu kesukaanmu.


Kamu suka sekali dengan musik, Nak. Udah bisa joget. Haha. Kalau di hp ibu, browsing langsung dapat lagunya. Bahkan dengan jogetannya. Tapi sayangnya, kamu jadi penasaran dari mana sumber suara. Kamu mendekatkan ke hp ibu dan tak ingin jauh-jauh dari hp. Aha! Ibu punya ide. Kamu main musik aja sendiri. Ternyata kamu suka. Jika otak ibu buntu, ibu baru cari deh di internet.



  1. Mengetahui tumbuhnya kembangmu.


Karena LDR, ibu nggak tega tinggal kamu kecuali kalau kakek nenek.baru libur, ya.


Baca juga : Nitipin Bayi


Ibu belajar tumbuh kembangmu dari buku atau yang paling cepat ya dari internet. Ibu bacanya kalau kamu sedang tidur agar tidak ganggu kualitas ibu dengan kamu.


  1. Menyimpan riwayat kesehatanmu, jadwal, dll.

Riwayat sakit ibu sering ilang. Bahkan ketika menjelang operasi kelahiran kamu, ibu harus menerangkan riwayat sakit ibu.




Nah, ibu menggunakan internet untuk menyimpan riwayat kesehatan kamu dan juga ibu. Ibu juga sering upload video ketika kamu pertama kali bisa sesuatu. (Kecuali yang bisa melangkah. Kemarin nggak dapet.) Jadi, ibu tahu kapan kamu pertama kali bisa duduk, merangkak, dan lain-lain.


  1. Komunikasi dan mempertahankan keutuhan keluarga kita.

Serem ya, Nak. Hehe. Sebenarnya orang lain nih yang nakut nakutin ibu. Katanya orang LDR rawan godaan. Semoga Ibu dan Ayah dijaga Allah terus. Aamiin. Nah, demi mempertahankan keutuhan cinta kita agar berkembang terus, ibu menjaga komunikasi ke ayah. Ibu share kondisi ibu dan kamu di Jogja ketika Ayah bekerja. Ayah jadi semangat kerja untuk kita dan nggak bakal lirik lirik wanita lain walaupun lebih cantik dari kita. Hehehe.


  1. Mencari kebutuhanmu.

Ibu juga sering mencari kebutuhanmu lewat internet. Repot kalau harus ngajak kamu belanja, jadi lebih baik lewat online. Ayah juga lebih tenang karena ibu nggak kelayapan. Hehe. Ibu nggak harus ninggal kamu.


Ibu juga berkomunikasi dengan ayah, ketika dekat kamu, kami tak ada yang prgang hp, karena;


  1. Pernah kejadian hp jatuh di kepalamu.
Waktu itu usia kamu masih 3 bulan kalau tidak salah. Ibu baca hp agar tidak tertidur. Eh, malah jatuhin ke kepalamu. Kamu nangis. Ibu menyesal sekali. Sejak saat itu, ibu nggak peduli kalau ada yang marah marah wa nggak segera dibalas. Kamu lebih penting ;) kalau mau tidur, ibu jauhkan hp agar tidur kita lebih berkualitas.


  1. Kamu suka gigit hp.
Kamu gigimya nongol kapan sih Nak? Gatel terus, ya? Hp jadi semacam teether. Padahal, ibu tidak tahu ada bahaya apa di casing hp. Hp kan juga sering di bawa. Banyak kuman di sana.


  1. Ayah dan ibu ngacangin kamu, kamu jatuh.
Semua komunikasi jaman sekarang lebih praktis dengan WA. Kadang, kami terlalu asyik berkomunikasi dengan orang di dunia maya, kamu kami lalaikan. Padahal, kamu baru senang-senangnya belajar jalan. Buk! Jatuh (kegeledak), deh.

Kami memang harus pintar-pintar mengolah info yang masuk. Selain agar tidak mudah baper (bawa perasaan), juga untuk menghemat waktu. Kami juga berusaha tidak sembarang membagi info dan juga tidak mudah percaya. Pernah lho, kejadian. Waktu itu kamu masih satu bulan. Katanya ada bom di Jakarta, di mana ayahmu bekerja. Eh, ternyata cuma isu. Tahu, kan, ibu suka lebay kalau ayahmu sedang bahaya. Pola pikirnya seperti diagram di bawah ini, ya...


Baca juga :Memanfaatkan Media Sosial

Maafkan kami ya, Nak, karena berbuat salah kepadamu. Kami tak akan mengulangi. Semoga kami bisa memaksimalkan teknologi jaman sekarang bernama internet dengan BAIK untuk kamu. Demoga kami juga bisa bijak kapan memberikan teknologi ini untuk kamu :)`


5 komentar:

  1. Hp itu emang racun banget buat anak2. Sebaiknya memang klo lg sm anak, jauh2in deh hp dr hidup kita ya mak. Sepakat bahwa anak lbh penting dpd hp

    BalasHapus
  2. Setujaaa, ech setuju mak, komunikasi itu penting untuk orang LDR (saja juga LDR mak, toss dulu) dan saling percaya.
    Adanya internet memang membantu dalam komunikasi misal vcall.
    Kalau lagi pegang hp dan sama ponakan yang baru 3th, dia pengen tau banget dan minta dicariin video kartun.
    tapi karna dia masih kecil dan aku g mau dia mainan gadget, kadang tak umpetin hapenya kalo dia nongol.

    BalasHapus
  3. Semoga internet menjadi alat yang bisa bermanfaat untuk kehidupan kita y mak.

    BalasHapus
  4. Sara juga suka lihat hp. Tapi ga kubolehin. Hehe

    BalasHapus
  5. Jaman sekarang mulai tahap balita pun sudah tertarik ama gawai/ gadget ya.mb😊slm kenal (@cputriarty)

    BalasHapus

 

Total Tayangan Laman

Live Traffic Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+