5 Tips Persiapan Meninggalkan Anak Balita Jika Orang Tua Ingin Sekolah

Siapa pengen sekolah lagi? Kedip-kedip manja tunjuk diri sendiri. Haha. Iya, entah kenapa nih saya jadi pengen sekolah lagi. Tapi di sisi lain, saya masih belum tega meninggalkan Saday yang masih 9 bulan. Akhirnya, saya minta pendapat teman-teman saya, yang sukses sekolah, dan anak masih terurus baik. Salah satunya Mbak Diba, Mom Blogger yang sukses sekolah tanpa harus 'menelantarkan' anak.

Ardiba Sefrienda
Sumber : akun instagram Ardiba Sefrienda

Apa saja ya yang perlu disiapkan?

1. Mental Anak dan Orang Tua
Kalau Mbak Diba, perlu seminggu untuk mencoba meninggalkan anak. Jadi tidak mendadak langsung ditinggal rutin. Bisa kaget anaknya. Orang tua, juga harus ikhlas ya. Karena, orang tua dan anak perasannya sering 'nyambung'.

2. Titipkan ke Orang yang Dipercaya
Bisa ke saudara, nenek, adik, tetangga, art, atau siapa pun yang bisa dipercaya.


3. Siapkan Segala Macam Kebutuhan Balita
Setiap orang pasti mempunyai list masing-masing. Saya list punya Saday anak saya, ya:
1. Asi
2. Mainan
3. Makanan
4. Alat makan
5. Pakaian dan Alat Mandi
6. Obat-obatan

4. Usahakan Cari Mata Kuliah yang Fleksibel
Ini tips dari Mbak Diba lagi, nih. Beban kuliah tiap dosen pasti beda, dong. Jadi usahakan agar bisa bagi-bagi waktunya. Bahkan, Mbak Diba ketika belajar mengajak Ais sang putra belajar bersama.

5. Jika tidak ada yang dititipkan, cari penitipan bayi/daycare yang sesuai.
Saya mendapatkan tips dari Mbak Anjas IIDN Jogja, bagaimana memilih penitipan bayi/anak.
- Pilih daycare dengan hati-hati. Survey ke 3-5 daycare. surveynya bareng suami, ya. Buat matriks dan pilih yang terbaik. Ada beberapa pertimbangan setiap orang tua, misal : pendidikan agama, jarak, tempat, pengasuh, harga, dll. Pengasuh dengan maksimal dua anak sekarang sudah banyak, ya. Bisa menjadi pertimbangan juga agar anak kita bisa terurus lebih maksimal.
- Mantap, tega, dan ikhlas. Tak perlu lah terlalu mendikte pengasuhnya. Kita perlu menjelaskan seperti jadwal makan, kebiasan makan, alergi, mainan, jadwal tidur, dan lain-lain kita pikir penting untuk anak kita. Iklhas  dna percaya bahwa pengasuh akan menyayangi anak kita dan menjaga dengan sebaik-baiknya. 
- Komunikasikan dengan pengasuh untuk memantau anak.
- Ajak anak ketika survey. Dia juga berhak, lho, memilih tempat yng menurutnya nyaman. 

Nah, ini lima persiapan kalau meninggalkan anak untuk sekolah lagi. Jika ada yang perlu ditambahkan, sangat senang kalau bisa ditulis di kolom komentar. Terimakasih, semoga bermanfaat ya :D

1 komentar:

 

Total Tayangan Laman

Live Traffic Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+