Penyewaan Peralatan Bayi: I love You Full

Sewa atau Beli, ya?



Waktu hamil trisemester ketiga, kita biasanya ingin membeli barang bayi selengkap-lengkapnya agar besok ketika bayi lahir sudah siap semuanya. Apalagi anak pertama. Belum kebayang gimana ribetnya jadi ibu baru. Padahal, jadi ibu baru terkadang banyak sok tahunya. Hehehe. Itu saya, sih. Pengen beli ini beli itu padahal belum tentu terpakai. Apalagi peralatan bayi. Mending sewa atau beli, sih?


Semua tergantung kebutuhan dan kebiasaan
Lagi-lagi kita tidak bisa menyamakan ya, apakah lebih baik sewa atau beli karena kan kebiasaan kita berbeda. Nah, usia anak saya sekarang menginjak dua bulan. Ada beberapa yang memang saya beli dan ada yang sewa. Mencari penyewaan sudah tidak sesulit dulu, lho. Kalau saya, tinggal pencet instagram dan member tagar sewa peralatan bayi jogja. Seperti ini #sewaperalatanbayijogja. Nah, di sana akan keluar banyak pilihan. UMKM bidang jasa jaman sekarang sudah canggih, ya. Mereka juga menyediakan layanan online ibu rumah tangga semakin mudah mengakses tanpa harus keluar rumah. 



 Ada beberapa keuntungan selama saya menyewa, yaitu:




1. Ajang Coba-coba




Lho, buat anak kok coba-coba. Hehehe. Ya nggak papa, kali. Kan demi kantong. Kalau saya menyewa itu untuk coba-coba. Saya menyewa baby swing dan playmat mencoba ke anak saya dia suka atau nggak. Kalau emang suka dan kira-kira bermanfaat dalam jangka lama, saya mau beli.







2. Hemat




Adik saya menyewa skuter. Kalau liburan, dia suka ke Lapangan Denggung buat main skuter. Sekali main Rp 5.000,00. Dua anak jadi Rp 10.000,00. Itu belum termasuk parkir, jajan bakso tusuk, ice cream, bensin, biaya jasa ditemeni kakanya (ups). Akhirnya, sepakat menyewa skuter saja. satu bulan berkisar Rp 50.000,00 - Rp 100.000,00 tergantung modelnya. Bisa dipakai beberapa anak gantian dan waktunya tidak dibatasi.




3. Mudah dan Praktis




Jaman sekarang bisa pesan online atau via telpon. Jadi kita tidak perlu datang barang sudah datang, deh. Nanti juga diambil kalau udah selesai. Kalau saya nyarinya di instagram, kalau yang lain bisa di mana saja, ya.Mudah sekali, kan




Apa saja yang bisa disewa?




Tentu saja banyak banget. Ada bouncer, babyswing, babywalker, mainan bayi, banyak, deh! Untuk ibu rumah tangga seperti saya yang masih butuh penghematan, menyewa sangat membantu untuk menghemat. I love you full, deh. Pilihannya banyak, caranya mudah, dan bisa diantar. 




Sebelum melahirkan, saya sempat ingin membeli tempat tidur bayi. Saya urung melakukan karena menurut pendapat dari beberapa teman bayi lebih senang dipeluk dan dekat ibu ketika tidur. Tetapi keinginan untuk punya besar sekali. Kasihan gitu kalau bobok sama saya. Kan bahaya kalau nanti terdindih saya. (Mulai sok tahu). Nah, karena saya masih ragu-ragu akhirnya saya memutuskan untuk sewa dulu. Bener, deh. Setelah melahirkan si dedek gak mau di box sama sekali. Untung sewa sebulan, jadi nggak rugi. Kalau beli kan repot menjualnya lagi.








Tips Menyewa Peralatan Bayi




1. Satu Kota

Penyewaan peralatan bayi sekarang buanya buanget! Saya sarankan yang satu kota karena biaya kirimnya bisa free, lho.



2. Barang bersih, kalau beruntung dapat baru.

Pilih barang yang bersih. Apalagi yang kita sewa untuk bayi. Harus bersih, ya. Saya beruntung kemarin dapat yang baru semua. Jadi, baynya senang sekali.



3. Rawat barang seperti punya kita sendiri

Karena sewa, terkadang kita tidak merawat barang seperti punya kita sendiri. Jangan, dong. Kasian dong yang punya rental. Mereka kan juga harus memutar modal. Kasihan dong kalau kita menjadi andil ketika mereka rugi? 
Rawat barang seperti punya sendiri. Jika terkena muntah langsung dibersihkan. Disimpan di tempat yang bersih dan aman. Jika pemilik rentalnya senang kan kita juga ikut seneng. Yang paling penting berkah barangnya. Jadi bermanfaat untuk bayi kita.



4. Tidak Kalap

Karena lucu-lucu dan murah-murah terkadang kita kalap untuk menyewa semuanya. Sewa yang menurut kita butuh. Misal sudah sewa baby swing, tidak perlu sewa baby bouncer.



5. Sewa rame-rame

Saya menyewa dengan adik saya. Pihak rental akan senang jika yang kita sewa banyak. Lebih seneng lagi karena didiskon. Hahaha.



Gimana, sih cara mempertimbangkan perlu sewa atau beli?




Sebelum melahirkan, saya sempat ingin membeli box bayi. Saya urung melakukan karena menurut pendapat dari beberapa teman bayi lebih senang dipeluk dan dekat ibu ketika tidur. Tetapi keinginan untuk punya besar sekali. Kasihan gitu kalau bobok sama saya. Kan bahaya kalau nanti terdindih saya. (Mulai sok tahu). Nah, karena saya masih ragu-ragu akhirnya saya memutuskan untuk sewa dulu. Bener, deh. Setelah melahirkan si dedek gak mau di box sama sekali. Untung sewa sebulan, jadi nggak rugi. Kalau beli kan repot enjualnya lagi.




Yang kedua, stroller. Kalau ini saya yakin beli karena bayi kan butuh dijemur, trus saya LDR-an jadi kalau pegel gendong kan bisa ditaruh. Jadi berasa punya suami stroller, ya. Hehehe. Stroller juga dipakai dalam jangka waktu lama. Alhamdulillahnya sebelum beli dapat kado, sih. Jadi akhirnya nggak beli. Tapi kalaupun nggak dikado kemungkinan besar saya beli.Lagi-lagi lewat UMKM yang menjual secara online.




Nah, kebutuhan setiap ibu dan bayi tentu saja berbeda-beda. Jadi, saya tidak bisa menentukan mana yang harus dibeli atau disewa. Yang penting, kita tahu mana yang yang dibutuhkan, ya, bukan hanya yang diinginkan.Tentu saja kehadiran UMKM bidang jasa penyewaan ini sangat membantu saya. I love You Full UMKM Jasa Penyewaan!




Nah, sebagai pengusaha tentu saja uang itu harus berputar. Salah satunya dengan cara menabung. Menabung dengan Tabungan Taseto Mapan dari BTPN, selain kita bisa menabung, kita juga bisa membantu mereka yang membutuhkan modal. Yuk, kita ikuti simulasi di http://menabunguntukmemberdayakan.com/






*Cerita mass market yang terdapat pada microsite adalah kisah nyata dan merupakan nasabah BTPN yang sudah mendapatkan manfaat dari program Daya.


Saya sudah mencoba simulasi. Ternyata, selain bermanfaat untuk orang lain, menabung di BTPN juga dapat menguntungkan kita sendiri. Semakin banyak kita menabung, semakin banyak penerima manfaat UMKM yang akan BTPN bantu. Terhukti dari kisah Pak Karna, dari pelatihan yang didapatkan dari

BTPN serta Program Daya, bisnisnya berkembang pesat. Sebagai rasa cinta kita terhadap UMKM boleh lah ya kita coba menabung di BTPN.




Makin banyak kita menabung ->  makin banyak UMKM -> hidup kita makin hemat dan mudah, deh :)

3 komentar:

  1. Wah aq jg dlu sewa bouncher dan playmat buat najla bayi. Smpt juga sewa plosotan ayunan pas balita. Ini pgn seqa freezer buat asip sm tdnya nyari persewaan breastpump elektrik. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaa berarti samaan nih suka sewa ;)

      Hapus
  2. Makasih sharingnya mak liyaaa.... Sukses lombanya ya...

    BalasHapus

 

Total Tayangan Laman

Live Traffic Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+