Allah Tahu yang Kusuka #1



Allah tak hanya memberi yang aku butuh disaat yang tepat, tidak! Allah selalu meberiku apa yang aku suka.

Saat aku SMP, pertama kalinya aku punya HP baru. Hp itu dari hasil tabunganku dan tambahan dari bapkku. Waktuitu, menurutku, hpku sudah bagus. Bisa memfoto dan ringtone-nya polyponic. Haha. Aku senang sekali memakai hp waktu. Dan suatu hari, seperti biasa aku berangkat menggunakan bus Jogja-Tempel. Na as bagiku, tiba-tiba aku tak sadarakan diri dan hpku telah dicopet. Saki hati ini rasanya. Ibuku bilang, nanti akan diganti sama Allah yang lebih baik. Semua ada hikmahnya.

Aku pun beli lagi hp dengan uang tabunganku. Aku berjanji dalam hati, tidak akan beli hp lagi dia atas 500rb. Waktu itu aku sudah SMA. Tas kutaruh di samping. Maklum lah, gaya abg jaman itu. Jamannya masih pakai motor baru. Tepat di pertigaan Jalan Godean atau terkenalnya Jatikencana, tak terasa ada yang mencopet hp di dalam tasku. Padahal jelas-jelas hpku tidak terlihat. Pintar sekali dia. Aku melihatnya, tapi aku menyerahkan saja.

Dan hp raib dengan banyak cara, sampai yang terakhir BB ikut kecuci, hp ikut kecuci, dan yang mengunikkan lagi, tablet pertamaku juga raib di tangan suamiku.

Yang hp sekarang hp ke 15 ku.  ya aku. Tapi aku nggak pernah tukar tambah, lho. Rusak atau hilang baru kuganti. Kecopetan dan dicuri 9 kali, kegilas mesin cuci 2x, jatuh di jalan 2x, dan dirusakin suami sekali.

Tapi tenang, aku sedih hanya sekali, ketika kecopetan di bus Jogja Tempel waktu SMP. Ah, ternyata. Pencopet itu tak main sendiri. Sejak pertama kali aku kecopetan aku selalu memperhatikan bus di dalam. Aku tahu siapa pencopet bus Jogja Tempel. Gak usah berlagak sok jadi mahasiswa, kalau wajah maling tu ya maling. Hahaha. Sebaga orang yang berpengalaman dicopet, saya lebih merelakan hp saya diambil pencopet daripada saya mempertahankan tapi bisa kecelakaan. Saya pernah lihat ada yang memperahankan, eh malah dijorokin, kaki patah. Nah, lho. Saya orang yang nggak bisa berhenti, terjadi seperti itu adalah resiko. Saya orang yang tidak mau berhneti.

Eh, copet, apa ya nggak rugi copet hpku. Aku beli maksimal 300rb, trus kalau dijual paling 200rb. Eh tapi kan ke password, buka aja nggak bisa kan ya? Aduh, kasian. Belum juga bayar sopir dan kernet yang buat kamu punya mangsa. Belum dosanya di akhirat. Duh, copet....  Maaf ya kalau nggak bisa sedekah ma kamu :p

Ah, senangnya berpengalaman dicopet. Dan berpengalaman kehilangan. Allah itu tahu yang kusuka. Suka apa? Lanjut ke halaman berikutnya :D





0 komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Halaman

Live Traffic Blog

Institut Ibu Professional

Institut Ibu Professional
Klik gambar untuk mengetahui kegiatan yang berhubungan dengan IIP

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+