Ketika JAwanese Bertandang ke Tanah Sunda 10



Jogja, i'm coming!!

Bukan pertama kali naik bus, bukan pertama kali jua lalu lalang keluar masuk keluar kota, tapi tadi malam memang tampak istimewa, bukan karena pertama kalinya ngebus berdua sama suami, bukan!! karena ternyata, untuk pertama kalinya naik bus tiket saya nggak resmi, bro!! kalau biasanya kan kereta. :D

Pukul 4, bapak kontrakan kontrakan mengantar kami ke Cikopo, yang jaraknya sekitar 30km dari rumah. Kalau naik angkot 3 kali lah... Katanya bekas bumil ini masih lemah, padahal bener deh saya udah sehat :D alhamdulillah, dikelilingi orang baik

Sesampainya di pemberhentian bus langsung ke ***, tapi tiket ke Jogja sudah habis. Banyak pedagang asongan yangberperan ganda sebagai calo menawarkan tiket ke Jogja. Kok tahu ya? mungkin karena wajah saya yang kata orang sini, Jowo banget. Jowo po ndeso??

Akhirnya suami menarik saya ke sebuah penjualan tiket. Tempatnya sederhana. Kami pun membeli tiket dengan harga 130.000 per orang untuk tiker super executive. Wow! murah! Senyumku pun terkembang :)

Saya menikmati perjalanan dan akhirnya kami berhenti di sebuah rumah makan. Di sebelah saya ada bus yang sama, bagus sekali, super executive. Saya pun mengantar suami untuk sholat. Mereka mendapatkan fasilitas makan, tapi kami tidak. Saya pun melihat mereka. Kok kethoke aku kasihan banget, ya?

Waktu di bus, percakapan pun terjadi

L : Mas, kok bus kita executive, kan di tiketnya super executive? yang di samping itu
I : Udah, disyukuri aja

L : Ih, kan hak kita kan yang super executive, yang itu bagus. lega...
I : yang ini kan juga lega, dek. nyaman. ber AC, nggak ada rokoknya

L : Aku nanya yang lain ya bayar berapa ya mas?
I : Jangan, yang lain 160.000, dek

L : lho, kok bisa?
I : :)

L : Emang tempet yang tadi nggak e... bersambung

0 komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Laman

Live Traffic Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+