Ketika Jawanese bertandang ke Tanah Sunda 9



Bener nggak sih, kalau di Jogja yang namanya ikan asin(gereh) ya cuma itu-itu aja. Kalau nggak gereh pethek, teri, paling gereh kranjang. Jadi wajar kan ya kalau wawasan ikan asin ku jelek

--------
P :Neng, mau beli apa neng?
L : Ikan asin, buk 

P :Mau tawes, nila, bawal, atau apa neng?
L : Bukan ikan tawar, tapi ikan asin buk...

P : Iya, ikan asin.
L : Kalau teri ada?

P : Oh teri? Ada, neng... 

------

L : MAs, nggak ada ikan asin kayak tempetmu. Hari ini sambel teri lagi, ya? Biar berasa di Jogja. Nasi kuceng.... 
I : Loh kok bisa nggak ada? Di warung ibu xxx, kan?

L : Lha iya, masa liya tanya ikan asin dikasih ikan tawar?
I : Maksudnya?

L : Ya kan liya tanya, ada ikan asin? Eh malah dikasih tawes, nila, bahkan bawal. HAduuuh, si ibuk... Nggak tau pa ya, ikan itu hidupnya di air tawar... 
I : Disini itu semuanya diasinin sayang... Nggak cuma ikan yang ada di laut. kan banyak tambak di waduk. Kalau nggak diasinin nggak awet. Orang Sunda kan suka ikan asin. Jadi jenis ikan asinnya banyak. Yaudah terinya dibuat, gih... 

O ow... saya salah lagi, definisi ikan asin kan ikan yang diawetkan dengan proses diasinkan ya, bukan ikan yang hidup di air asin. Mendadak bego. dikira yang diasinin cuma yang dari laut  

0 komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Laman

Live Traffic Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+