Love Puzzle : Karena Setiap Kepingan Puzzle Tak Memiliki Tugas yang Sama



Pernah punya puzzle? Sejak TK kita tentu sudah diajarkan orang tua dan guru kita untuk memasang puzzle , kan? Bagaimana jika puzzle ditempatkan tidak sesuai tempatnya? Ada yang tidak masuk, ada juga yang gambarnya tidak nyambung. Puzzle jika tidak ditempatkan sesuai tempatnya, semakin dipaksakan maka akan rusak, dan tidak terlihat indah. Jika puzzle ditempatkan ke tempat yang benar, dan puzlle lainnya juga ditempatkan yang benar, maka puzzle berbentuk gambar yang indah dan sempurna, bukan?
Setiap puzzle memiliki tugasnya masing-masing 
Kamu suka dibandingkan dengan temanmu karena kamu bodoh? Kamu bukan siswa yang pintar? Kamu tak secantik dia? Tak seganteng dia? Tapi kamu hebat menggambar. Semua orang menyukai karya gambarmu? Kamu memang jago menggambar!
Kamu orang tua  yang tidak suka hobbi anakmu? Anak kamu nakal? Mungkin saja dia punya hobi lain yang hebat yang perlu disalurkan!
Kamu punya teman kembar? Atau kamu sendiri yang kembar. Masih musuhan karena suka dibandingkan?
 Buku ini, bisa jadi obatnya... 




Judul buku : Love Puzzle
Penulis : Eva Sri Rahayu
Terbit : November 2013
Tebal Buku : 286 halaman

Oke, kita langsung menilik kekurangan dan kelebihannya, baru ke cerita, ya....

Kekurangan:

1. Namanya mirip Rasi, Reta, Raja, Rasi yang sepertinya belibet untuk dihafalkan. Mengapa harus berhuruf depan 'R'? Nama lain juga ada 'r'-nya lho, seperti Cherry dan Ayara. Paling seneng sama nama Aji dan Alex, familiar dan mudah diingat.

2. Ending bisa ditebak. Tapi jalan ceritanya tidak tertebak jadi tetap enggak rugi baca novel ini. Jangan lihat trailernya deh, bisa tahu ceritanya juga.

3. Sulapnya nanggung.

4. Istilah fotografi seharusnya diperbanyak, karena covernya sudah ada kameranya. Jadi nanggung juga. Misal ketika di atas mall, mengatur ISOnya bagaimana, shutterspeednya. Jika dalam tahap belajar, jadi pakai yang otomatis. Jika sedikit  lebih detail, akan lebih menarik.

Kelebihan

1. Kalau baca, pasti tahu deh kalau sang penulis juga kembar. Saya awalnya nggak tahu, lho kalau mbak Eva kembar. Saya langsung baca, lahap habis. Wah, pasti nih mbak Eva kembar. Ternyata benar. Karena yang buat kembar, konflik disini realistis. Jadi, bermnafaat banget untuk teman-tman yang kembar.

2. Penokohannya detail, mulai dari Aji, Reta, Cherry, Teman Raja, Alex, Rasi, Ayara, sampai ke Ayah Ibunya Raja.

3. Beda! Menurut saya ini teenlit yang beda. Walaupun endingnya bisa ditebak, tapi konfliknya ni, lho. Loncat-loncat dan pengen baca terus menerus di setiap puzzlenya. :D

4. Bahasanya sederhana, sehari sekali hap! Percaya tidak percaya, banyak yang menghabiskan buku ini dalam waktu satu waktu saja.

5.Perubahan dari Alex ke Raja dan Iskandar ke Raja bikin kita tetep fokus membaca walaupun katanya agak membingungkan. Tapi jujur saja saya senang dengan nama kecil dan besar ini. Bikin fokus.

6. Desain Covernya bagus. Tapi alangkah lebih baik kalau banyak puzzlenya aja. Kalau kamera kesannya buku seorang fotografer, padahal istilah fotografi nggak banyak dipakai.

Tokoh:
1. Rasi. Rasi ini pemeran utamanya. Awalnya, saya pikir laki-laki. lho. Ternyata perempuan. Di bagian prolog, tersirat dijelaskan kalau Rasi mempunyai indra keenam. Hobinya memotret. Anaknya nekat. Rasi ini yang selalu bikin penasaran jalan pikirannya dan membuat kita ingin segera melahap habis buku ini.

2. Aji
Sahabat Rasi.

3. Reta
Sahabat reta yang suka basket. Reta ini walaupun figuran, juga berperan penting membuat novel ini semakin penasaran.

4. Cherry
Sahabat Rasi.

5. Ayah Raja

6. Ibu Raja.
Sifatnya seperti Ayara, tidak bisa melihat kenyataan.

7. Raja - Iskandar
Sikapanya lembut, baik hati.

8. Raja - Alex
sikapnya lebih brutal, asyik, suka olahraga.

8. Ayara Tristan
Mantan pacar Raja. Cantik seperti orang Jepang, melankolis, tetapi tidak mau menerima kenyataan.

9. Red.
Teman Raja yang baik hati karena selalu melindungi Raja.

ayo kita bahas per bab, ya :D

Prolog
Rasi bersama sahabat-sahabatnya sedang kumpul bareng dan Rasi ini tidak penakut karena masa lalunya yang pernah bertemu dengan hantu. Gaya bahasa khas mbak Eva bakal kamu temui disini. Unik menggigit :D

Puzzle 1
Pertemuan Rasi dengan Raja di atap BIP.

Puzzle 2
Pertemuan dengan Raja tetapi Raja tidak mengenal Rasi. Rasi marah karena sosok yang frendly kemarin, menjadi ketus. Sesaat, Rasi teringat masa lalu bertemu dengan Alex. Nah, siapa lagi ni Alex? Novel ini memang bikin penasaran makanya lanjut terus bacanya.

Bagian berikutnya, Mbak Eva memperkenalkan tokoh baru bernama "Ayara Tristan". Gadis Mungil ini ternyata yang menduduki peran antagonis itu. Ah, sungguh tak terduga.

Puzzle 3
Rasi bertemu dengan Raja lagi. Raja menunjukkan kebolehannya bermain sulap. Dia juga meminta maaf karena pura-pura tidak kenal ketika latihan basket. Sorenya, Rasi menuju ke latihan basket lagi. Dia mendengarkan ada yang bertengkar. Rasi menemui perempuan yang dianggapnya korban, tapi anehnya Rasi tidak melihat laki-laki yang membentak-bentak perempuan yang ternyata Ayara. Padahal berpapasan, lho. Kalau enggak berpapasan mungkin lebih masuk akal kali, ya. Sejak saat itu, Ayara dan Rasi bersahabat.

Untuk puzzle-puzzle selanjutnya, beli bukunya, ya!

Terjadi konflik-konflik yang sangat menarik. Pesan sama seperti kebanyakan pengakuan orang kembar. Mereka tidak suka dibanding-bandingkan. Yap, mata kita akan semakin terbuka bahwa orang kembar tetap dua pribadi yang berbeda. Sama, ketika kita dibandingkan dengan adik kita, sama juga ketika kita dibandingkan dengan teman kita. Setiap pribadi mempunyai keunikan masing-masing yang harus dihargai. Sesuatu yang unik itu, jika berkembang secara maksimal, akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Apalagi, jika bersatu dengan mengembangkan potensi masing-masing, maka akan menjadi perpaduan karya yang luar biasa. Seperti pauzzle-puzzle berbeda, ditempatkan ditempatnya, jika digabungkan, maka akan terjadi gambar yang sempurna.

Karena Setiap Kepingan Puzzle Tak Memiliki Tugas yang Sama

Selamat membeli, selamat mebaca, ditunggu karyanya lagi mbak Eva :D Terutama yang tentang si Kembar. Agar tak melulu si kembar jadi perbandingan. Semangat semua :)

-Sedikit melirik tentang menulis-
Saya tak menyangka bahwa mbak Eva, sang penulis adalah pribadi yang sangat ramah. Berkenalaan via online di grup kepenulisan online, yang disana banyak juga yang kenalan, sang penulis memang mampu merebut hati banyak penggemarnya. Mbak eva ini seperti Rasi, orangnya mudah bergaul dan sangat ramah. Hal yang saya kagumi dari mbak Eva adalah, mbak Mbak Eva menulis setalah pekerjaan rumah selesai, ketika sang buah hati sudah tertidur lelap. Tak ada alasan untuk tidak menulis, tak ada alasan untuk berkeluh-kesah. Semangat mbak Eva inilah yang sering sya bawa kemana-keman untuk menularkan semangat menulis untuk yang sudah berputra. Yang penting adalah konsisten! Oh ya, mbak Eva juga menulis satu tulisan selesai baru tulisan yang lain. Makanya tulisannya dalam satu buku sangat konsisten Karena tak terbagi-bagi. Ah, mbak Eva, engkau sungguh ibu yang sangat inspiratif.

Semoga banyak ibu lagi dan lagi sepertimu, termasuk aku :)



Tulisan ini untuk mengikuti lomba http://tamanbermaindropdeadfred.wordpress.com/2013/12/11/lomba-review-novel-love-puzzle-bersama-smartfren-dan-noura-books/


0 komentar:

Posting Komentar

 

Total Tayangan Laman

Live Traffic Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Komunitas Emak2 Blogger

Komunitas Menulis

Google+